PALU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan hukum yang berkualitas bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan nasional maupun daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran pada pelaksanaan apel pagi di Lapangan Upacara Kemenkum Sulteng, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, ia meminta seluruh pegawai untuk terus meningkatkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
“Seluruh jajaran harus memberikan dedikasi terbaik untuk kemajuan institusi dan negara. Kita harus memastikan setiap layanan hukum hadir secara cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulteng memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, khususnya dalam bidang pembinaan hukum, pelayanan hukum, kekayaan intelektual, harmonisasi regulasi, hingga penguatan budaya sadar hukum.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga oleh kepastian hukum serta kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.
Karena itu, ia turut mengajak seluruh jajaran untuk menyukseskan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 melalui budaya kerja yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Pembangunan zona integritas bukan sekadar target administratif, melainkan komitmen bersama dalam menciptakan birokrasi yang bersih, melayani, dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap semangat kolaborasi dan loyalitas seluruh pegawai dapat terus diperkuat agar Kanwil Kemenkum Sulteng mampu menjadi institusi yang adaptif, responsif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
