
Palu, 17 Desember 2025 – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah kembali mengikuti rangkaian kegiatan IP.PR Summit 2025 bertajuk “World Class IP Communication in the Digital Era”, yang memasuki hari ketiga pelaksanaan, Rabu (17/12). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 15–19 Desember 2025, dan diselenggarakan secara hybrid oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Hukum yang membidangi kehumasan dan komunikasi publik mengikuti kegiatan ini secara daring dari Aula Merah Putih Kanwil Kemenkum Sulteng, terhubung melalui ZOOM dengan pusat kegiatan di DJKI.
Pada hari ketiga, IP.PR Summit 2025 semakin menegaskan perannya sebagai forum strategis nasional dalam memperkuat kapasitas humas Kementerian Hukum. Fokus pembahasan diarahkan pada manajemen isu pemberitaan dan pengelolaan relasi media, sebagai dua aspek krusial dalam membangun komunikasi publik yang kredibel, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Prita Laura, selaku Communication Strategist, menyampaikan materi bertajuk “Manajemen Isu Pemberitaan”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kemampuan humas dalam membaca dinamika isu, mengantisipasi potensi krisis komunikasi, serta menyusun narasi yang tepat agar pesan institusi tetap terjaga dan dipercaya publik.
Sementara itu, Aiman Witjaksono, Editor in Chief iNEWS, memaparkan materi “Pengelolaan Relasi Media”. Ia menyoroti pentingnya hubungan yang sehat dan profesional antara humas dan media massa, termasuk transparansi informasi, kecepatan respon, serta konsistensi komunikasi sebagai kunci membangun kepercayaan jangka panjang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya menilai bahwa materi pada hari ketiga sangat strategis dalam meningkatkan profesionalisme humas Kanwil Kemenkum Sulteng.
“Manajemen isu dan relasi media adalah kompetensi utama humas. Materi hari ini memberikan bekal penting agar humas Kemenkum mampu menghadapi dinamika pemberitaan secara tenang, terukur, dan profesional,” ujarnya.
Rakhmat Renaldy juga menerangkan bahwa komunikasi publik yang baik akan berdampak langsung pada citra institusi dan kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan publik dibangun dari komunikasi yang jujur, konsisten, dan bertanggung jawab. Melalui IP.PR Summit ini, kami berharap humas Kemenkum semakin siap menjaga reputasi institusi, khususnya dalam menyampaikan isu Kekayaan Intelektual,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan aktif pada hari ketiga IP.PR Summit 2025, Kanwil Kemenkum Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kehumasan, memperkuat strategi komunikasi publik, serta mendukung optimalisasi layanan Kekayaan Intelektual di era digital.
HUMAS KEMENKUM SULTENG
