
Palu — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) melalui Bidang Kekayaan Intelektual menghadiri Workshop Penyusunan Profil Lulusan Program Studi Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad), Kamis (5/2/2026), bertempat di Ruang Video Conference Fakultas Hukum Untad.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi serta penyesuaian kurikulum Fakultas Hukum Untad dengan kebutuhan dunia kerja dan dinamika masyarakat, khususnya dalam bidang Kekayaan Intelektual.
Dalam workshop tersebut, dibahas bahwa profil lulusan menjadi landasan utama dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL), kurikulum, serta strategi pembelajaran. Penyusunan profil lulusan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan kompetensi, penghimpunan masukan dari para pemangku kepentingan, hingga penyelarasan dengan CPL program studi.
Selain itu, lulusan Fakultas Hukum diharapkan memiliki kemampuan praktis, khususnya dalam proses pendaftaran berbagai rezim Kekayaan Intelektual. Peran sentra terkait di lingkungan universitas juga dinilai strategis dalam memberdayakan mahasiswa agar memiliki keterampilan teknis dalam pengajuan dan pengelolaan pendaftaran KI.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya menegaskan pentingnya keterlibatan dunia praktik dalam penguatan kurikulum pendidikan hukum.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah menjadi kunci untuk menyiapkan lulusan hukum yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan praktik di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rakhmat Renaldy menambahkan bahwa penguatan kompetensi Kekayaan Intelektual sejak bangku kuliah akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan hukum di masa depan.
“Pembekalan keterampilan praktis di bidang Kekayaan Intelektual akan melahirkan SDM hukum yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi berbasis inovasi,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas akademik dan praktis di bidang Kekayaan Intelektual, serta membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi dalam pengembangan SDM hukum yang unggul dan berdaya saing.
HUMAS KEMENKUM SULTENG
